"salah satu amal yang tidak akan putus pahalanya meski manusia telah meninggal dunia adalah ilmu yang bermanfaat"

23 Januari 2014

Analisis Frekuensi Menggunakan R Software


Analisis frekuensi bisa jadi merupakan uji independensi atau uji kesesuaian. Pada analisis frekuensi yang merupakan uji independensi, uji dilakukan untuk mengetahui keterkaitan antara dua atau lebih peubah kategorik, yang mana hubungan sebab-akibat (kausal) antar peubahnya tidak
dianggap atau tidak dipermasalahkan. Hipotesis nol dari uji ini adalah bahwa sepasang peubah bersifat saling bebas (independen).

Ho = P(A) tidak tergantung pada P(B)

atau

PAB = PA.PB
Misalnya mengujian untuk mengetahui hubungan sebab-akibat kebiasaan merokok dengan asma yang diderita dengan data sebagai berikut (UNDUH Contoh Pekerjaan di Sini):

sex         smoke   ashtma                sex(ljt) smoke(ljt)           ashtma(ljt)

f              smoking               ashtma                f              nonsm   ashtma

m            nosmoking           nonashtma         f              nonsm   nonashtma

m            smoking               nonashtma         m            smoking               ashtma

f              nosmoking           ashtma                f              nonsm   nonashtma

m            smoking               ashtma                f              nonsm   nonashtma

m            smoking               ashtma                m            smoking               ashtma

f              nosmoking           nonashtma         f              nonsm   nonashtma

m            smoking               ashtma                m            nonsm   nonashtma

Data disimpan dalam file ekstensi .txt (Text MS-DOS) kemudian diinput dan diset dalam R dengan cara sebagai berikut (contoh data disimpan dengan nama "frekuensi" dalam folder di drive D  bernama "Rancob").

setwd("D:/")

a=read.table("D:/Rancob/frekuensi.txt",header=T)

a

table=table(a$sex,a$smoke)

table

margin.table(table)

margin.table(table,1)

margin.table(table,2)

Uji independensi dapat dilakukan dengan  uji chi-square atau uji eksak fisher sebagai berikut:

chisq.test(table)

fisher.test(table)

Independensi dapat disimpulkan berdasarkan nilai p-value (probabilitas penerimaan Ho) dibandingkan dengan taraf kepercayaan dalam percobaan.
Apabila pengujian akan dilakukan untuk membandingkan data dengan perbandingan frekuensi tertentu, seperti perbandingan mendel atau distribusi binom, maka dilakukan uji kesesuaian (goodness of fit).  Misalnya yaitu pengujian perbandingan generasi pertama silang balik (BCI) dengan tetua resesif rentan memberikan hasil dengan perbandingan 70 tahan : 80 rentan, data ini diuji dengan Ho = 1:1.

obs<-c span="">

null.hyp<-c span="">

chisq.test(obs,p=null.hyp)->uji_mendel

uji_mendel
uji_mendel$expected 

  

Baca juga

Kerja Sambilan Mudah dan Halal di Survei Online Berbayar #1

Mendapatkan bayaran dari mengisi survei sudah bukan hal asing . Lebih dari 70% orang online untuk mengisi survei . Mereka biasanya menj...