Biasanya media cair digunakan dalam
kultur in vitro untuk tujuan
perbanyakan dari eksplan kalus atau suspensi sel. Namun sebagaimana mahluk
hidup lazimnya, sel-sel tersebut membutuhkan oksigen untuk respirasi yang
ketersediaannya di dalam media cair sangat terbatas, sehingga untuk
meningkatkannya biasanya botol di-gojog
di atas shaker. Namun bagaimana jika eksplan yang digunakan berupa embrio atau meristem?
"salah satu amal yang tidak akan putus pahalanya meski manusia telah meninggal dunia adalah ilmu yang bermanfaat"
Tampilkan postingan dengan label in vitro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label in vitro. Tampilkan semua postingan
Tanaman yang Awet Hidup Bertahun-tahun dalam Botol Tertutup Rapat yang Tidak Pernah Dibuka
Serius? Mana mungkin tanaman dapat hidup dalam botol
yang selalu tertutup rapat tanpa pernah dibuka..? Dari mana makanannya
diperoleh..? Bagaimana dia mendapatkan air..? Apakah dia tidak tumbuh besar..? Kalau
benar bisa lalu apa gunanya..? Mungkin pertanyaan-pertanyaan itu yang muncul
dalam benak kamu ketika membaca judul artikel ini. Santai... kita akan bahas
satu per satu jawabannya di sini.
Cari artikel dengan kata kunci serupa:
budidaya,
in vitro,
kesetimbangan kimia,
mungil culture,
nutrisi,
perkembangan,
Pertanian,
pertumbuhan,
produk,
review produk,
souvenir tanaman,
tanaman,
tanaman ajaib,
teknik budidaya
Cara Sterilisasi Kacang Tanah untuk Budidaya Embrio secara in Vitro
Proses sterilisasi biji kacang tanah untuk diambil bagian embrionya secara steril dilakukan melalui enam tahap berikut:
Cari artikel dengan kata kunci serupa:
biji,
budidaya,
embrio,
in vitro,
kacang tanah,
kultur jaringan,
Pertanian,
sterilisasi
Tanggapan Dua Kultivar Kacang Tanah Terhadap Cekaman Besi (Fe) dalam Kondisi In Vitro
Kacang tanah (Arachis
hypogaea) merupakan komoditas sayuran yang cukup penting dalam banyak menu
kuliner daerah di Indonesia. Tetapi dalam budidaya kacang tanah sering kali
terkendala kesesuaian lahan. Banyak lahan pertanian mengandung kalsium (CaO)
tinggi. Contohnya daerah Gunung Kidul yang sebagian besar merupakan batuan
kapur. Kalsium cenderung menyerap besi (Fe) sehingga meningkatkan ketersediaan
besi bagi tanaman. Ada dua kultivar kacang tanah yang umum dibudidayakan oleh
petani, yaitu kultivar lokal dan super. Pada kondisi ligkungan optimal,
biasanya kultivar super dapat tumbuh dan berproduksi lebih baik dari pada
kultivar lokal, namun pada kondisi cekaman besi delum diketahui pengaruhnya.
Cari artikel dengan kata kunci serupa:
artikel ilmiah,
besi,
budidaya,
cekaman,
Fe,
Gunungkidul,
in vitro,
kacang tanah,
kultivar,
kultur jaringan,
lokal,
Pertanian,
sterilisasi,
super,
tanggapan
Langganan:
Postingan (Atom)
Baca juga
Kerja Sambilan Mudah dan Halal di Survei Online Berbayar #1
Mendapatkan bayaran dari mengisi survei sudah bukan hal asing . Lebih dari 70% orang online untuk mengisi survei . Mereka biasanya menj...