Yogyakarta kini semakin besar. Demikian pula
besarnya masalah daya dukung lingkungan yang dihadapi. Pada puncak musim hujan
yang lalu genangan setinggi paha orang dewasa (yang mungkin lebih tepat disebut banjir)
terjadi pada banyak titik. Pada kawasan padat bangunan, genangan juga dapat
ditemui hampir di setiap halaman rumah dan toko. Genangan bahkan sampai
mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang dan kesemrawutan lalu lintas di
beberapa titik padat jalanan. Berdasarkan laporan Tempo.co1),
sejumlah ruas jalan di Kota Yogyakarta juga sempat lumpuh. Misalnya jalan
Jogja-Solo, Jalan Monumen Jogja Kembali, Jalan Kolombo, Jalan Kaliurang, dan
Ring Road sisi utara. Pengalaman seperti ini sudah mulai dirasakan warga sejak
musim hujan dua tahun lalu. Sedangkan lima tahun lalu, genangan masih bisa
diabaikan. Apa yang terjadi?
"salah satu amal yang tidak akan putus pahalanya meski manusia telah meninggal dunia adalah ilmu yang bermanfaat"
Tampilkan postingan dengan label daya dukung lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daya dukung lingkungan. Tampilkan semua postingan
Langganan:
Postingan (Atom)
Baca juga
Kerja Sambilan Mudah dan Halal di Survei Online Berbayar #1
Mendapatkan bayaran dari mengisi survei sudah bukan hal asing . Lebih dari 70% orang online untuk mengisi survei . Mereka biasanya menj...