"salah satu amal yang tidak akan putus pahalanya meski manusia telah meninggal dunia adalah ilmu yang bermanfaat"

28 September 2013

Pemanfaatan Venom Lebah untuk Pengobatan HIV


School of Medicine, Washington University, di St. Louis, menemukan bahwa venom lebah dapat membunuh virus tanpa merusak tubuh.
Nano partikel pada venom lebah mengandung melittin yang dapat melubangi selubung pelindung HIV dan virus lainnya. Nano partikel tersebut tidak merusak sel yang sehat karena adanya bumper pelindung di sekelilingnya. Ketika nano partikel menyentuh sel normal, partikel itu akan terlempar. Ukuran HIV lebih kecil, sehingga HIV dapat masuk di antara bumper, bersentuhan dengan permukaan nano partikel yang membawa melittin.
Venom lebah tidak hanya dapat membunuh virus HIV, tetapi juga dapat mencegah nya di ‘lokasi pertama’ setelah nantinya dikembangkan dalam bentuk vaginal gel. Nano partikel ini juga berpotensi untuk digunakan sebagai terapi penderita HIV dengan menyuntikkannya ke dalam intra vena.
Oleh karena milettin menyerang membran dwi lapis tanpa membeda-bedakannya, maka konsep ini tidak hanya terbatas untuk digunakan pada HIV, melainkan juga virus-virus lain yang memiliki tipe selubung yang sama dan mudah untuk diserang milettin pada nano partikel, misalnya Hepatitis B dan C. Bukti sukses penelitian ini adalah seorang bayi perempuan dari pasangan suami istri pengidap HIV di Mississipi yang dapat lahir dan tumbuh dengan normal setelah diberikan treatment HIV tersebut.

Baca juga

Kerja Sambilan Mudah dan Halal di Survei Online Berbayar #1

Mendapatkan bayaran dari mengisi survei sudah bukan hal asing . Lebih dari 70% orang online untuk mengisi survei . Mereka biasanya menj...