"salah satu amal yang tidak akan putus pahalanya meski manusia telah meninggal dunia adalah ilmu yang bermanfaat"

10 November 2012

Tanaman Hias: Kaktus


Nama lokal: Kaktus
Nama ilmiah: Cactaceae (famili)
Taksonomi (Anonim, 2012f):
Kingdom: Plantae (tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (berbiji)
Divisi: Magnoliophyta (berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (dikotil)
Sub Kelas: Hamamelidae
Ordo: Caryophyllales 
Famili: Cactaceae (kaktus-kaktusan)

Famili kaktus-kaktusan mempunyai berbagai macam jenis dengan karakteristik berbeda-beda setiap subfamili. Jenis kaktus yang berbunga adalah opuntia dan cereus. Bunganya berbentuk corong, berukuran kecil sampai besar tergantung jenisnya, dan warna mahkotanya bervariasi. Bunga mekar di siang hari, namun masih menyebarkan aroma wangi khas panili pada malam hari. Jenis kaktus yang menghasilkan buah adalah Opuntia ficusindica, O. leucotricha, Echinocereus enneachantus, Epithalantha micromeris, Ferocactus emoryi, Pereskia aculeate, dan Hylocereus undatus. Buah berbentuk bulat atau lonjong dan berdaging tebal. Letak buah bergerombol di atas ujung batang. Tiap butir buah ditutupi duri-duri kecil yang tajam. Tiap buah kaktus menghasilkan satu atau beberapa butir biji. Bijinya berbentuk bulat kecil, berkulit tipis sampai tebal dan keras. Permukaan kulit bijinya mengkilap berwarna cokelat kehitaman. Biji ini dapat digunakan sebagai bahan perbanyakan secara generatif (Rukmana dan Oesman, 1998).
Menurut Dewanto (2010), kaktus termasuk ke dalam golongan tanaman sukulen karena mampu menyimpan persediaan air di batangnya. Batang tanaman ini mampu menampung volume air yang besar dan memiliki bentuk yang bervariasi. Daun kaktus berupa duri. Duri tersebut merupakan modifikasi dari daun dan dimanfaatkan sebagai proteksi terhadap hewan. Bunga kaktus berfungsi dalam reproduksi tumbuh terdapat dibagian ketiak atau areola dan melekat pada tumbuhan serta tidak memiliki tangkai bunga. Kaktus juga memiliki akar yang panjang untuk mencari air dan memperlebar penyerapan air dalam tanah. Kaktus yang sehat adalah yang duri-durinya sempurna (tidak ada yang patah), batangnya tidak memar, dan arah tumbuhnya tegak lurus (tidak miring dan seimbang).
Perbanyakan kaktus dan sekulent dapat dilakukan secara generatif (biji) maupun vegetatif (daun/akar/anakan, batang/stek), Untuk memperbanyak tanaman secara generatif gunakan media pasir dan humus yang dipaparkan di atas baki plastik , tebarkan biji diatas media tanam yang sudah dibasahi air, kemudian tutupi biji tersebut dengan sedikit pasir/humus, kemudian tutupi bakinya dengan kaca/plastik sehingga biji tumbuh, bila sudah besar baru dibuka. Perbanyakan secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara memetik daun anakan tanaman untuk jenis sekulent tertentu atau dengan stek/batang, keringkan stekan tersebut di tempat teduh selama 1 – 2 minggu sebelum ditanam pada medida tanam atau dederan (Anonim, 2009). 
Bisnis tanaman kaktus masih cukup diminati  karena memberi peluang dan prospek cerah bagi pengembangan bisnis tanaman hias. kaktus masih menjadi idola dikalangan masyarakat penyuka tanaman hias karena kaktus mempunyai bentuk serta warna yang mempesona dan beraneka ragam jenis. Harga tanaman yang bentuknya cukup unik itu berkisar dari Rp5.000 dan bisa mencapai ratusan ribu rupiah (I02mos, 2010).

Baca juga

Kerja Sambilan Mudah dan Halal di Survei Online Berbayar #1

Mendapatkan bayaran dari mengisi survei sudah bukan hal asing . Lebih dari 70% orang online untuk mengisi survei . Mereka biasanya menj...